“EKSUBULASEA DARI PRODI FARMASI MANFAATKAN KULIT BUAH LANGSAT SEBAGAI ALTERNATIF PENGOBATAN INFLAMASI“


Empat mahasiswa Prodi Farmasi Universitas Sari Mulia melalukan penelitian untuk memanfaatkan kulit buah langsat sebagai pengobatan inflamasi.
Penelitian ini diketuai oleh Monica Wikklin dengan anggota tim terdiri dari Gresia Fioleta, Angelica Penina P. Bahat dan Joenathan.
Riset ini didanai oleh Program Kreativitas Mahasiswa dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).
Bahan penelitian berupa kulit buah langsat yang diperoleh dari Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan.
Saat ini, minat masyarakat terhadap pengobatan dengan obat alam semakin meningkat. Oleh karena itu, tim PKM-RE Eksubulasea memanfaatkan tanaman yang ada di alam, yaitu tanaman langsat sebagai alternatif pengobatan inflamasi. Beberapa bagian dari langsat memiliki banyak kegunaan karena kandungan-kandungan senyawa yang terdapat dalam kulit langsat memiliki berbagai khasiat dalam menyembuhkan berbagai penyakit.
Tim PKM-RE Eksubulasea melihat bahwa kulit buah langsat sangat berpotensi dalam menyembuhkan inflamasi, sehingga dilakukan riset terhadap potensi kulit buah langsat ini.
Proyek ini dilaksanakan selama empat bulan dari bulan April hingga Agustus 2024, yang meliputi perancangan dan pelaksanaan penelitian. Berdasarkan uji organoleptik, skrining fitokimia, dan uji aktivitas antiinflamasi pada hewan uji mencit, pemanfaatan kulit buah langsat terbukti efektif dalam menyembuhkan inflamasi. Tim eksubulasea berharap inovasi ini memberikan dampak positif dan kontribusi nyata dalam penelitian selanjutnya, terutama dalam masalah inflamasi, sehingga dapat menghasilkan potensi yang dapat dikembangkan lebih lanjut dan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas